DCSIMG

How To Be Happy

Amalan Rasul SAW pada Bulan Sya’ban Jelang Ramadan

Oleh BrighterLife.co.id

Komentar (0)

Sebelum memasuki Ramadan yang akan jatuh pada akhir Mei mendatang, umat Islam akan menyambut Bulan Sya’ban yang datang satu bulan tepat sebelum Ramadan. Keutamaan Bulan Sya’ban sama baiknya dengan Ramadan sehingga Rasulullah SAW pun kerap melakukan amalan ibadah khusus pada bulan tersebut.

Jika diibaratkan dalam bidang olahraga, boleh jadi Sya’ban disebut sebagai fase pemanasan sebelum memasuki masa pertandingan yang sebenarnya pada Bulan Ramadan. Situs republika.co.id menyebut bahwa umat Islam sangat dianjurkan untuk latihan berpuasa pada saat Sya’ban. Bahkan, Aisyah RA menuturkan: “Aku tidak pernah melihat Rasulullah menyempurnakan puasa selama sebulan penuh kecuali pada Bulan Ramadhan. Dan aku tidak pernah melihat beliau banyak melakukan puasa di luar Ramadhan kecuali pada Bulan Sya’ban.” (HR Muttafaq ‘alaih). Kutipan hadis tersebut memperlihatkan bahwa Rasul SAW juga mengistimewakan kehadiran Bulan Sya’ban ini.

Yang membuat Bulan Sya’ban menjadi istimewa adalah, pada bulan ini, Allah SWT mengubah arah kiblat solat yang awalnya di Masjidil Aqsa, Palestina, ke Kabah di Mekkah. Selain itu, pada bulan ini juga banyak diturunkan malaikat untuk mencatat dan mengampuni dosa orang-orang yang senantiasa bermunajat untuk membersihkan diri sebelum Ramadan datang.

Dilansir dari nu.co.id, Bulan Sya’ban biasanya dimanfaatkan Rasul SAW dengan melakukan puasa sunah sebanyak 12 hari. Meski kamu tidak atau belum bisa mengikuti puasa sunah seperti yang dilakukan oleh Rasul SAW, setidaknya beberapa hari menjalani puasa Sya’ban bisa menjadi momen latihan bagi tubuh, lambung terutama, untuk tidak beraktivitas pada siang hari sehingga ketika memasuki Ramadan, tubuh sudah tidak lagi kaget dengan pola tersebut.

Kaum perempuan yang pada Ramadan sebelumnya tidak berhasil menggenapi puasa wajib Ramadan bisa memanfaatkan momen Sya’ban untuk membayar utang-utang puasa sebelumnya. Tak hanya puasa, kamu pun bisa mengisi Sya’ban dengan amalan-amalan tambahan lain, seperti beristighfar, bermunajat, dan mulai rutin menjalani salat malam untuk menyempurnakan puasa sunah yang kamu jalankan selama Sya’ban.

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life