DCSIMG

How To Be Wealthy

Cara Menentukan Harga untuk Bisnis Baru

Oleh BrighterLife.co.id

Komentar (0)

Kalau kamu adalah seorang karyawan yang bekerja pada sebuah perusahaan, tawar-menawar gaji terkadang menjadi kendala. Pasalnya, kamu bingung menyesuaikan antara standar gaji dan pengalaman yang kamu miliki. Hal ini tak jauh berbeda dengan freelancer, atau kamu yang berprofesi sebagai pekerja lepas. Menawarkan harga yang layak bukan perkara mudah. Kamu berada di antara khawatir memberi harga terlalu murah, tetapi juga tak mau klien kabur karena penawaranmu dinilai tak masuk akal.

Profesi atau sekadar hobi?

Pastikan dulu hal ini, jangan sampai produk atau jasamu sebenarnya hanya hobi yang berbayar, karena kepentingannya menjadi berbeda. Bila hobi, berarti kamu memiliki penghasilan lain di luar itu. Sementara kalau ternyata memang kamu fokus untuk menghasilkan uang di bidang ini, jaga agar hargamu tak terlalu rendah atau terlalu tinggi. Pikirkan juga siapa saja dan bagaimana harga kompetitormu.

Network effects

Maksudnya, saat kamu memulai suatu bisnis, kira-kira efek apa yang akan kamu timbulkan? Sebagai contoh, sewaktu Bill Gates mendirikan Microsoft’s Windows, banyak perusahaan lain yang mendirikan aplikasi compatible dengan software tersebut. Perhatikan juga soal harga, misal kamu bisa menjual lebih tinggi sedikit dari harga pasar karena kualitasmu lebih baik, atau bisa lebih murah dari pasar karena produk atau jasamu lebih sederhana.

Perhatikan pasar

Pahami  pasar yang kamu tuju dan kalau bisa selalu utamakan kebutuhan pasar. Menjadi idealis boleh saja, tetapi kamu juga harus melihat waktu dan keadaan. Apa pasar sedang membutuhkan sesuatu yang baru? Jika iya, sesuatu yang seperti apa? Apa yang sedang menjadi tren? Dan sebagainya.

Hitung teliti modal, produksi, dan pemasukan

Tentu saja ini penting. Hitung baik-baik berapa modal atau biaya produksi yang kamu keluarkan dalam sekali proyek atau dalam satu produk, dan berapa keuntungan yang ingin kamu dapatkan. Sebagai referensi, cari tahu harga bisnis lain di bidang yang sama alias kompetitormu. Ini bisa menjadi dasarmu dalam menentukan modal, biaya produksi, sampai dengan keuntungan yang didapat.

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life