DCSIMG

How To Be Wealthy

Kriteria Pasar Modal Syariah

Oleh BrighterLife.co.id

Komentar (0)

feb-1-5Dalam Islam, investasi merupakan kegiatan yang sangat dianjurkan. Al-Qur’an dengan tegas melarang aktivitas penimbunan (iktinaz) terhadap harta yang dimiliki (9:33), sementara melalui investasi, harta yang kita miliki menjadi produktif dan mendatangkan manfaat bagi orang lain. Untuk mengimplementasikan seruan investasi tersebut, maka harus diciptakan sebuah sarana. Banyak sarana untuk menanamkan modal dalam bentuk investasi, salah satunya adalah pasar modal.

Pasar modal, pada dasarnya, merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan atau surat-surat berharga jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik dalam bentuk utang maupun modal itu sendiri. Pasar modal menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian dunia. Banyak industri atau perusahaan yang menggunakan institusi pasar modal sebagai media untuk menyerap investasi dan media untuk memperkuat posisi keuangan mereka.

Saat ini, banyak pula pasar modal syariah yang menjual efek syariah. Secara umum, efek syariah memang tak jauh berbeda dengan efek konvensional, tetapi efek syariah mempunyai ciri khusus. Dalam menerbitkan efek syariah, pihak emiten harus memenuhi kriteria berikut:

  1. Jenis usaha, produk, jasa yang diberikan, dan akad serta cara pengelolaan perusahaan emiten atau perusahaan publik yang menerbitkan efek syariah tak boleh bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah. Artinya, spekulasi dan manipulasi, riba, gharar, maysir, risywah, maksiat, dan zholim tak diperbolehkan.
  2. Jenis kegiatan usaha emiten dilarang dan tak boleh bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah, misalnya riba, perjudian, dan segala hal yang dapat merusak moral.
  3. Emiten atau perusahaan publik wajib menandatangani dan memenuhi ketentuan akad sesuai dengan syariah atas efek syariah yang dikeluarkan. Akad syariah yang digunakan, antara lain, ijarah, kafalah, mudharabah, dan wakalah.
  4. Emiten atau perusahaan publik ynag menerbitkan efek syariah wajib menjamin bahwa kegiatan usahanya memenuhi prinsip-prinsip syariah dan memiliki shariah compliance officer (SCO).
  5. Jika emiten sewaktu-waktu tak bisa memenuhi persyaratan, maka efek yang diterbitkan dengan sendirinya sudah bukan efek syariah.

Beberapa kriteria tersebut bisa menjadi panduanmu saat memilih pasar modal syariah. Selamat berinvestasi!

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life