DCSIMG

Uncategorized

Kerja Santai Tapi Efektif ala Generasi Milenial

Oleh BrighterLife.co.id

Komentar (0)

jan-3-5Generasi muda saat ini, atau lebih dikenal sebagai generasi milenial, seringkali dianggap sebagai pemalas. Padahal, sebenarnya generasi ini memiliki cara pandang dan cara bekerja yang berbeda. Mereka menganggap bahwa bekerja selama 12 jam di kantor sama saja nggak produktif. Kedai kopi, kafe, atau coworking space adalah tempat pilihan mereka untuk berkreasi. Generasi milenial ingin dinilai berdasarkan hasil kerja, bukan tenaga yang dikeluarkan. Ini beberapa alasan mengapa mereka lebih memilih untuk bekerja dengan santai dan nyaman, tapi efisien dan produktif.

Generasi milenial berpendapat bahwa bekerja dengan jam kerja yang lama justru akan menurunkan produktivitas. Bekerja sejak matahari terbit hingga terbenam adalah tradisi kuno. Penelitian Henry Ford pada 1926 membuat tradisi bekerja setengah hari tersebut sedikit demi sedikit berubah. Ia mengganti aturan kerja menjadi hanya 8 jam sehari dan 5 hari dalam seminggu yang justru terbukti membuat pekerja lebih produktif. Karena itu, generasi milenial nggak pernah menganggap jam kerja yang panjang sebagai indikator produktivitas seseorang.

Perusahaan yang mengadopsi konsep kerja generasi milenial nggak mempromosikan pegawainya karena jam kerja yang panjang, tapi lebih karena hasil kerja mereka. Pada pemikiran tradisional, saat kamu bekerja keras hingga larut malam, atasan akan melihat sehingga promosi bisa didapatkan. Namun pemikiran seperti itu ternyata keliru karena seseorang yang mampu mengatur waktu dalam pekerjaan ternyata mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan promosi.

Generasi milenial juga lebih memilih untuk bekerja cerdas daripada bekerja keras. Mereka pandai memprioritaskan pekerjaan, bukan sekadar menjalankan perintah dari atasan. Warren Buffett pun pernah mengatakan bahwa orang sukses adalah yang berani mengatakan “nggak” pada hal-hal yang memang nggak masuk akal atau nggak sesuai dengan keinginan.

Para generasi milenial nggak pernah menyia-nyiakan waktu istirahat yang diberikan. Mereka menganggap orang yang nggak pernah makan siang untuk bekerja justru membuang-buang waktu karena itu adalah kesempatan bagi mereka untuk mengenal rekan kerja secara lebih dekat.

Sementara dalam hal kerja tim, generasi milenial lebih menyukainya karena menganggap kerja individual hanya akan menguras energi dengan percuma. Kerja tim jauh lebih efektif, karena selain meningkatkan produktivitas, karya yang dihasilkan pun lebih berwarna dan berkualitas karena dihasilkan oleh banyak kepala. Ayo, mulai bekerja cerdas!

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life