DCSIMG

How To Be Wealthy

Sistem Ekonomi Ribawi dan Dampaknya Terhadap Perekonomian

Oleh BrighterLife.co.id

Komentar (0)

 

nov-2-6

Seperti yang kita tahu selama ini, bahwa riba adalah sistem ekonomi yang diharamkan dalam agama. Ini karena sistem riba membawa lebih banyak masalah ketimbang manfaat. Dalam sejarah, sejak tahun 1930 hingga saat ini, tercatat bahwa sistem ekonomi ribawi telah menimbulkan krisis ekonomi di mana-mana. Riba telah menjadi penyebab utama nggak stabilnya nilai mata uang sebuah negara. Ini karena uang berpindah dari negara dengan tingkat bunga rendah ke negara dengan tingkat bunga tinggi akibat para spekulator yang ingin mendapatkan keuntungan besar dengan menyimpan uang di tempat dengan bunga lebih tinggi.

Data IMF menunjukkan bahwa akibat suku bunga, kesenjangan pertumbuhan ekonomi masyarakat dunia terjadi secara konstan. Hal ini mengakibatkan yang kaya akan semakin kaya, sementara yang miskin akan semakin miskin. Tingkat suku bunga juga berpengaruh pada investasi. Semakin tinggi suku bunga, maka investasi semakin menurun, produksi juga menurun. Tingkat pengangguran pun secara otomatis meningkat. Dalam teori ekonomi juga sering disebutkan bahwa suku bunga bisa menyebabkan inflasi, dan inflasi menyebabkan daya beli masyarakat turun. Dengan kata lain, secara nggak langsung, suku bunga bisa “memiskinkan” masyarakat.

Sudah banyak negara berkembang yang masuk dalam debt trap (jebakan utang). Untuk membayar bunga saja mereka kesulitan, apalagi membayar pokok pinjaman. Di Indonesia sendiri, dampak bunga nggak hanya berdampak pada jebakan utang, tetapi juga pengurasan dana APBN. Bunga telah membebani APBN hingga 30 persen, akibatnya setiap tahun terjadilah defisit.

Beberapa fakta di atas itulah alasan mengapa riba sangat nggak dianjurkan dalam sistem ekonomi. Konsep riba sendiri bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. Sementara dalam pandangan seorang bankir, sistem bunga dianggap sebagai sistem yang wajar. Pandangan ekonomi mikro inilah yang sering menjerumuskan banyak orang.

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life