DCSIMG

Inspiring Story

Perjalanan Karier Song Hye Kyo, Kembali Sukses Setelah Gagal Berakting

Oleh BrighterLife.co.id

Komentar (0)

shutterstock_380982544Pandai berakting dan cantik, dua bekal fundamental yang menjadi kunci sukses seorang Song Hye Kyo. Namun kesuksesannya dalam karier nggak didapat dengan mudah. Sebelum terjun sebagai aktris, Hye Kyo memulai karier di dunia hiburan sebagai model remaja.

Hye Kyo remaja yang masih berumur 14 tahun, kala itu, memenangi sebuah kontes model tahun 1996. Dari sinilah kemudian peruntungannya di dunia akting terbuka. Pada 2000, Hye Kyo dipercaya untuk beradu akting dengan aktor Korea Won Bin dan Song Seung-heon dalam serial drama Autumn in My Heart. Buat para pencinta drama Korea, pasti tahu deh drama yang berhasil “memaksa” tiap penontonnya menitikkan air mata ini.

Kemudian, tiga tahun kemudian, Hye Kyo kembali mendulang sukses setelah beradu akting dengan Rain dalam drama komedi romantis Full House. Nggak mudah untuk berada di puncak popularitas seperti saat ini. Dalam sebuah acara talkshow yang disiarkan pada pertengahan tahun lalu, Hye Kyo mengaku kalau ia sampai harus mempelajari empat bahasa demi totalitas akting dalam film dan serial drama yang dibintanginya.

Keputusan untuk belajar bahasa asing dibuat setelah Hye Kyo membintangi film perdananya, My Girl and I (sebuah remake dari film Crying Out Love in the Center of the World), yang menuai kritik dari para penikmat dan kritikus film. Dalam film tersebut, Hye Kyo dinilai merusak karakter yang ia mainkan. Setelah itu, ia memutuskan untuk istirahat dari akting dan pindah ke Amerika selama 2 tahun untuk belajar Bahasa Inggris.

Barulah, pada 2007, Hye Kyo kembali berakting dan terus mendulang sukses lewat akting-aktingnya. Hingga tahun ini, namanya kembali menggema di kalangan pencinta Korea Tanah Air lewat aktingnya bersama Song Joong-ki dalam The Descendant. Dari perjalanan Hye Kyo, kita bisa belajar bahwa momen keterpurukan sesungguhnya merupakan titik balik, awal dari perjalanan karier cemerlang jika dimanfaatkan dengan baik.

Nah, kalau sekarang kamu sedang merasa down karena hasil kerja kerasmu justru menuai kritikan, ambil napas sejenak dan mulai kelola “kelemahan”-mu hingga berbalik jadi media menuju kesuksesan.

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life