DCSIMG

How To Be Wealthy

Persiapkan Keuangan Jauh-jauh Hari Sebelum Berkurban

Oleh BrighterLife.co.id

Komentar (1)

shutterstock_251675248Idul Adha yang diperingati tiap 10 Dzulhijah adalah hari raya dengan tujuan kemanusiaan yang begitu besar. Itu artinya, dengan mengorbankan sapi, kambing, domba, ataupun unta, kita telah melakukan ibadah dengan membantu sesama sekaligus mendekatkan diri pada Sang Pencipta.

Bagi muslim yang mapan, berkurban bukanlah hal sulit. Lain halnya dengan mereka yang memiliki kondisi keuangan terbatas. Akan tetapi, dengan keinginan berkurban yang kuat, orang-orang dengan kondisi demikian sebenarnya tetap bisa melaksanakan ibadah ini. Hanya diperlukan perencanaan keuangan yang matang agar berkurban nggak menjadi beban.

Dana untuk berkurban idealnya dipersiapkan sejak setahun sebelum hari raya tiba, dan anggaran tersebut sebaiknya diambil dari pendapatan tahunan. Dananya berada dalam amplop atau rekening yang sama dengan keperluan lain yang sifatnya hanya dikeluarkan sekali dalam setahun.

Pendapatan tahunan biasanya berasal dari bonus, insentif, serta tunjangan hari raya (THR). Sebelum memasuki tahun yang baru, sangat baik bila kita menyiapkan perincian keperluan tahunan apa saja yang akan dikeluarkan. Prioritaskan pengeluaran yang jelas biayanya, seperti perpanjangan SIM dan STNK. Setelah itu, perkirakan pendapatan tahunan yang dimiliki. Dengan membuat rincian pengeluaran dan pemasukan tahunan, semakin mudah bagi kita untuk memenuhi kebutuhan sekali dalam setahun ini.

Bila dana dari pendapatan tahunan yang telah kita siapkan ternyata nggak mencukupi untuk berkurban, ada strategi tambahan yang bisa diterapkan. Cobalah menyisihkan uang dari pendapatan yang kita terima secara rutin perbulan. Jumlah uang yang disisihkan perbulan bergantung pada target biaya yang ingin dikeluarkan saat berkurban. Namun sebaiknya anggarkan sedikit lebih banyak dari yang seharusnya dan berikan jangka waktu 12 bulan untuk mengumpulkan uang.

Ingat, berkurban sebaiknya nggak dilakukan dengan merogoh kantong dana darurat. Perlakukan dana darurat sesuai dengan peruntukannya, Bright Friends. Dana ini diperlukan untuk membiayai keperluan nggak terduga yang bisa muncul kapan saja, sehingga kita harus memastikan dana ini nggak tersentuh untuk keperluan lain. Bijaklah mengatur keuangan demi tujuan yang baik.

Ina Teripada

sebaiknya memang seperti itu ya untuk mempersiapkan hewan qurban.
Berapa besar persentase pendapatan kita yang sebaiknya di sisihkan untuk persiapan Qurban ya?
terima kasih

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life