DCSIMG

How To Be Wealthy

Kesalahan Umum dalam Berinvestasi

Oleh BrighterLife.co.id

Komentar (0)

Topik investasi rasanya nggak bisa lagi dilepaskan ketika kita berbicara tentang keuangan. Terlebih, saat ini berbagai lembaga keuangan menawarkan variasi produk investasi yang terjangkau. Namun jangan sampai kamu salah langkah dan salah pilih.

shutterstock_164163602Umumnya, investor masih melakukan kesalahan karena nggak memahami dengan baik konsep investasi. Investasi memang berisiko, tetapi bukan berarti kamu justru merasa tertantang sehingga terlalu berani mengambil risiko. Berinvestasilah sewajarnya, jangan berlebihan sehingga kamu secara “membabi buta” mengalokasi seluruh dana yang kamu miliki, karena bisa mengakibatkan keuanganmu berantakan. Agar cashflow-mu tetap sehat, usahakan menyisihkan uang untuk masing-masing pos setiap bulan, termasuk untuk berinvestasi. Sah-sah saja kamu berinvestasi lebih di bulan-bulan tertentu, dengan catatan dana yang kamu gunakan nggak mengganggu pengeluaran rutin.

Jangan lupa menetapkan tujuan keuangan sebelum berinvestasi supaya kamu nggak begitu saja melepaskan investasi tanpa pengawasan. Jika penghasilan tiap bulan masih tersisa, kamu pun bisa memilih lebih dari satu instrumen investasi, misalnya, dalam bentuk reksadana dan logam mulia. Sebisa mungkin, variasikan instumen investasimu agar ketika performa salah satu instrumen investasi sedang nggak bagus, kamu masih memiliki investasi cadangan yang bisa diandalkan.

Dalam investasi, risiko dan return berbanding lurus. Artinya, instrumen investasi dengan risiko tinggi memiliki return yang juga tinggi. Nah, ini perlu menjadi perhatianmu. Jangan sampai dalam berinvestasi kamu berharap terlalu tinggi dan ingin segera mendapatkan keuntungan besar dalam waktu dekat. Orang-orang seperti ini yang nantinya mudah terjebak investasi bodong.

Jadi, buatmu yang belum mau mulai berinvestasi, mulailah tetapkan tujuan keuangan dan pilih instrumen yang paling cocok dengan tujuan keuanganmu. Terbayang nggak berapa banyak biaya hidup yang dibutuhkan ketika kamu memasuki masa pensiun nanti? Jadi, kalau nggak mulai mencicilnya dari sekarang, kapan lagi?

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life