DCSIMG

How To Be Happy

Ini yang Terjadi pada Otak Anak Jika Sering Dibentak

Oleh BrighterLife.co.id

Komentar (0)

Jangan sampai bentakan menjadi bagian dari pola asuh yang kamu terapkan pada anak, karena berdampak buruk pada buah hati.

Si kecil yang bandel kerap menjadi alasan para orangtua untuk membentaknya. Mungkin para orangtua, bisa jadi kamu salah satunya, menganggap bentakan sebagai bagian dari reaksi spontan yang nggak disengaja, tanpa maksud bersikap kasar. Padahal bentakan yang dilontarkan oleh orang dewasa berdampak buruk pada otak anak.

shutterstock_315039935Menurut Amir Zuhdi, Dokter ahli ilmu otak dari Neuroscience Indonesia, dalam situs nionalgeographic.co.id, bentakan orangtua jelas membuat anak ketakutan. Timbulnya rasa takut akan membuat tubuh anak memproduksi hormon kortisol yang akan memutus sambungan neuron pada otak. Nah, dampak lebih lanjutnya, neuron pada otak anak lebih cepat mengalami kematian.

Gangguan neuron mengakibatkan si kecil menjadi sosok yang sulit mengambil keputusan, kurang percaya diri, sulit menerima informasi, hingga sulit membuat perencanaan. Masih menurut Amir, bagian otak anak yang pertama kali tumbuh adalah bagian yang berkaitan dengan emosi, dan porsi terbesar pada bagian tersebut adalah rasa takut. Maka, semakin sering dan kerasnya anak dibentak, maka akan semakin tinggi pula kemungkinan neuron anak rusak.

Jika memang si kecil melakukan kesalahan, menasihatinya dengan lembut jauh lebih baik bagi perkembangan psikis anak ketimbang membentak atau bersikap kasar. Anak juga dapat menerima nasihatmu dengan baik tanpa merasa tertekan atau kecewa. Jadi, mulai sekarang stop bicara dengan nada tinggi, apalagi kebiasaan membentak. Biarkan si kecil tumbuh besar secara maksimal.

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life