DCSIMG

How To Be Happy

7 Benda di Rumah yang Berbahaya Bagi Anak

Oleh BrighterLife.co.id

Komentar (0)

shutterstock_172199792
Si kecil sudah mulai berjalan atau mengenal benda-benda di sekelilingnya? Hati-hati, barang-barang di rumah bisa membahayakan keselamatannya, lho! Apa saja interior rumah yang perlu kamu perhatikan? Scroll down.

Keset

Keset atau karpet yang nggak rata bisa membuat anak tersandung atau terpeleset. Dampaknya, si kecil bisa mengalami lecet hingga patah tulang. Saran untukmu, pilihlah keset atau karpet yang memiliki antislip agar keselamatan anak lebih terjamin.
Meja kaca
Saat baru belajar berjalan, si kecil biasanya kerap terantuk meja kaca. Jika kita nggak berhati-hati, hal ini tentu membahayakan. Oleh karena itu, lapisi meja kaca dengan busa pelindung untuk menghindari risiko cedera.
Lemari Berlaci
Si kecil yang aktif memang senang mengeksplorasi tiap benda di rumah. Pastikan laci nggak akan jatuh keluar dari relnya bila ditarik oleh si kecil. Selain itu, awasi juga agar tangan mungilnya nggak terjepit ketika membuka dan menutup laci.
Lemari Kecil
Saran untukmu, sebaiknya pasang lemari menempel dinding karena anak gemar memanjat. Lemari yang terlalu kecil dan ringan bisa saja terbalik ketika si kecil memanjatnya, kan? Akibatnya, anak bisa terjatuh dan tertimpa lemari.
Bathtub
Saat berada di kamar mandi, perhatikan aktivitas anak dan usahakan terus mendampinginya, karena ketika anak bermain di bathtub yang licin, bisa mengakibatkan ia terjatuh atau terbentur. Kamu juga bisa memasang regulator air panas agar anak nggak terluka karena air yang terlalu panas saat menggunakan shower.
Garasi Elektronik
Rasa ingin tahu anak cukup besar, apalagi terhadap hal yang menarik perhatian, termasuk pintu garasi otomatis. Pastikan kamu memasang tuas kontrol cukup jauh dari jangkuan si kecil agar nggak bebas memainkannya hingga menyebabkan terjepit.
Mainan
Mainan merupakan benda yang sangat dekat dengan anak, sekaligus yang paling berisiko tinggi mencelakainya. Ya, mainan bisa mendatangkan bahaya untuk si kecil jika permukaannya kasar, rusak, atau pecah. Rutin memeriksa satu persatu ya, dan singkirkan mainan yang kira-kira sudah nggak layak agar anak nggak tergores.

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life