DCSIMG

How To Be Healthy

Warung Obat Di Sekitar Kita

Oleh BrighterLife.co.id

134389167Apakah Anda pernah mendengar istilah “obat warung”? Buat yang belum pernah mendengarnya, jenis obat-obatan ini adalah obat yang dapat Anda peroleh bebas dipasaran. Obat jenis ini bahkan dapat Anda peroleh di warung-warung kecil di dekat rumah. Obat warung dapat diperoleh tanpa resep dokter dan dapat diminum tanpa instruksi khusus dari apoteker. Biasanya obat warung dipakai untuk menyembuhkan penyakit-penyakit ringan seperti sakit kepala, pusing, mencret, dan masuk angin. Meskipun begitu, obat warung tetaplah obat, yang memiliki kandungan khusus dan memiliki karateristik masing-masing.

Segala jenis obat, bahkan obat tradisional sekalipun, pasti memiliki efek terapi dan juga efek samping. Efek terapi adalah efek akibat kemampuan obat untuk menyembuhkan penyakit, sedangkan efek samping adalah efek yang timbul saat penggunaan obat dalam rentang dosis terapi. Kedua efek muncul dengan frekuensi dan durasi yang berbeda pada setiap individu, tergantung dari dosis obat, frekuensi penggunaan, cara pakai, kondisi fisik, dan faktor genetis sang pengguna.

BACA JUGA : Jangan Sampai Biaya Rumah Sakit Mengganggu Keuangan Kita

Hal yang perlu Anda perhatikan dengan baik adalah efek samping obat. Masing-masing obat memiliki kandungan khusus dan setiap kandungan memiliki efek samping yang berbeda-beda. Walaupun semua obat warung berlabel lingkaran hijau (level obat aman), Anda tetap perlu mengetahui apa saja kandungan dan bagaimana efeknya terhadap tubuh.

1. Parasetamol
Parasetamol tersedia dalam bentuk tablet maupun sirup untuk pasaran bebas. Obat ini dipakai untuk menyembuhkan sakit deman dan pusing. Dibanding obat lainnya, parasetamol tergolong paling aman. Penggunaan parasetamol dosis tinggi (diatas 2 gram perhari) dan dalam jangka waktu panjang dapat memicu keracunan pada hati.
Brighter tips : penggunaan parasetamol dalam dosis tinggi dan rutin, sebaiknya disertai pemantauan dokter atau apoteker.

2. Pseudoephedrine HCl
Pseudoephedrine hanya tersedia dalam kombinasi dengan obat lain. Biasanya digunakan bersamaan dengan paracetamol dan obat antialergi. Kekuatan utama Pseudoephedrine adalah untuk meredakan hidung tersumbat. Efek samping yang dapat muncul yaitu tremor (gemetar), gejala sulit tidur, detak jantung tidak teratur, meningkatnya tekanan darah, hilang nafsu makan, dan mulut terasa kering.
Brighter Tips : bila efek samping sudah tidak dapat ditoleransi (tidak dapat ditahan dan terasa tidak nyaman), segera hentikan penggunaan. Normalnya, efek samping akan menghilang seiring berhentinya pemakaian obat. Bila efek samping masih terjadi, segera hubungi dokter Anda.

3. Phenylpropanolamine
Karateristik, efek terapi dan efek samping dari Phenylpropanolamine relatif sama dengan Pseudoephedrine.

4. Bromhexine HCl
Khusus untuk pasaran bebas, bromhexine tersedia dalam bentuk sirup. Penderita batuk berdahak menggunakan bromhexine untuk mengencerkan dahak supaya mudah dikeluarkan. Efek samping yang menyertai obat ini yaitu diare, mual, dan gangguan saluran pencernaan ringan.
Brighter tips : untuk mengurangi efek tidak nyaman pada pencernaan, konsumsilah bromhexine sesaat sesudah makan.

5. Antasida (Alumunium hidroksida dan magnesium hidroksida)
Antasida tersedia dalam bentuk tablet dan cairan suspense. Fungsi utamanya adalah meredakan gejala sakit maag. Efek samping yang dapat muncul yaitu mual, diare atau konstipasi (sembelit). Makin tinggi konsumsinya, makin tinggi pula resiko efek sampingnya.
Brighter tips : perbanyak konsumsi air putih saat meminum antasida.

6. Guaifenesin atau Gliseril Guaiakolat
Giafenesin tersedia dalam tablet maupun sirup. Sama seperti bromhexine, obat ini berfungsi untuk mengencerkan dahak saat batuk. Konsumsi yang berlebihan dapat memicu terbentuknya batu ginjal. Brighter tips : gunakanlah sesuai aturan pakai.

7. Chlorpheniramine maleat (CTM)
CTM banyak digunakan untuk mengatasi alergi. Efek samping utama yang sering muncul adalah mengantuk dan haus.
Brighter tips : harap tidak mengemudikan kendaraan setelah dan selama masih meminum CTM

Selain efek-efek samping yang sudah tersebut diatas, Anda juga perlu memperhatikan efek samping yang lain yaitu alergi. Kejadian alergi obat jarang ditemukan dan hanya terjadi pada orang-orang yang hipersensitif pada obat-obatan.Bila muncul reaksi alergi (misalnya ruam, kulit kemerahan, gatal, bengkak, demam, detak jantung cepat, nafas sesak dan tersengal) setelah meminum obat, segera hentikan penggunaan dan hubungi dokter.

“Saat apa saya tidak boleh mengkonsumsi obat-obatan ini?”

  • Paracetamol tidak boleh dikonsumsi saat Anda memiliki gangguan fungsi hati.
  • Ibu hamil dan menyusui sebaiknya tidak menggunakan obat yang mengandung pseudoephedrine dan phenylpripanolamine karena resiko efek samping yang dapat membahayakan kondisi ibu dan janinnya. Selain itu penderita hipertensi dan penyakit jantung koroner (PJK) juga dilarang menggunakan obat ini.
  • Penggunaan pseudoephedrine dan phenylproanolamine juga dilarang bila Anda sedang menggunakan obat golongan MAOI (monoamine oxidase inhibitor) seperti isoniazid (INH), selegiline, linezolide, dan lain-lain selama 14 hari terakhir karena dapat menyebabkan hipertensi berat
  • Chlorpheniramine maleate (CTM) tidak boleh digunakan pada Anda yang menderita glaukoma sudut sempit,serangan asma, terapi obat MAOI, pada bayi yang baru lahir prematur, dan pada ibu menyusui.

Bebas dibeli bukan berarti sepenuhnya aman. Seperti logonya yang mengandung unsur ular, obat memiliki kandungan toksin yang dapat membahayakan. Jika Anda memiliki keraguan, segera konsultasikan dengan apoteker terdekat.

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life