DCSIMG

How To Be Healthy

Trik Jitu Agar Anak Suka Makan Sayur

Oleh BrighterLife.co.id

Komentar (0)

Wortel, brokoli, bayam, ataupun sayuran lainnya sering tampak seperti ‘monster’ yang dihindari anak Anda. Meminta anak Anda untuk menghabiskan sayuran dalam makanannya bisa jadi tantangan tersendiri yang menyebabkan perang dunia di meja makan Anda. Padahal asupan nutrisi yang cukup dan seimbang dari buah dan sayuran adalah faktor penting dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan.

Tapi kalau anak Anda termasuk anak yang pemilih dan tak suka makan sayur, bukan berarti Anda menyerah dan hanya menyajikan makanan yang disukai anak Anda saja, lho. Ada cara-cara yang bisa Anda coba untuk memasukkan buah dan sayuran bergizi dalam pola makan anak Anda, misalnya:

  1. Anak-anak mempelajari dan mengikuti apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Jadi, agar anak Anda mau makan buah dan sayur, Anda pun harus rutin mengkonsumsi buah dan sayuran. Acara makan bersama juga jadi saat yang tepat untuk mengajarkan anak Anda untuk menyukai buah dan sayuran.
    membuat anak makan sayur
  2. Ajak anak Anda untuk berbelanja dan memasak bersama Anda. Selain membuat pekerjaan Anda jadi lebih ringan, tapi anak-anak cenderung lebih mau memakan masakan yang mereka buat sendiri.
  3. Siapkan cemilan sehat di rumah. Simpan potongan buah dan sayuran seperti wortel rebus di kulkas, sehingga ketika anak merasa lapar, dia tinggal mengambil cemilan sehat tersebut di dalam kulkas, dan bukannya mengambil makanan dalam kemasan seperti keripik yang tidak sehat.
  4. Jangan simpan junk food seperti makanan dalam kemasan di rumah. Anak tentu tak akan tergoda untuk menikmati junk food kalau Anda tidak menyediakannya di rumah, kan?BACA JUGA: Ajarkan Anak Kita Untuk Peduli Sesama
  5. Seimbangkan makanan sehat dengan cemilan kesukaan anak. Benar-benar menghentikan sajian seperti permen, soda, dan kue dalam kemasan justru akan membuat anak semakin menginginkan sajian tersebut. Tak ada salahnya sesekali menikmati junk food, asalkan jumlah dan frekuensinya jauh lebih sedikit dibandingkan sajian yang lebih sehat.
  6. Kalau anak Anda benar-benar menolak segala bentuk sajian sayuran, Anda harus kreatif ‘menyembunyikan’ sayuran dalam sajian Anda. Misalnya, memasukkan parutan wortel dalam saus spaghetti buatan Anda, memasukkan potongan sayur dalam sajian bakwan, dll
  7. Menyajikan smoothie dari buah dan sayuran adalah cara mudah dan lezat untuk memberikan sayur dan buah pada anak Anda.
  8. Sajikan buah dan sayuran dengan lebih menarik, misalnya cemilan wortel rebus yang disajikan bersama saus salsa ataupun saus yoghurt, ‘sate’ yang terdiri dari potongan buah dan sayuran segar, dll.

Membiasakan anak untuk makan buah dan sayuran memang tak bisa terjadi dengan instan, melainkan melalui proses yang membutuhkan waktu. Tapi kalau anak Anda sudah mau bisa menikmati sajian sayuran dan buah tanpa masalah, manfaat buah dan sayuran tersebut bagi kesehatannya tentu sebanding dengan usaha Anda.

Sumber:
healthykids.nsw
parents.com

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life