DCSIMG

How To Be Healthy

Jenis-Jenis Persahabatan Positif

Oleh BrighterLife.co.id

Komentar (1)

Jenis-Jenis Persahabatan PositifSelain pola makan sehat bernutrisi, olahraga teratur, menghindari stres, serta tidur yang cukup, ternyata ada hal lain yang membuat Anda lebih sehat: persahabatan. Menurut sebuah penelitian di Adelaide, Australia, persahabatan yang erat membantu mencegah masalah obesitas, depresi, penyakit jantung, serta masalah kesehatan lain. Jadi, sahabat yang baik tidak hanya akan membantu Anda menghadapi masa sulit, tapi juga akan membuat Anda lebih sehat! Berikut ini adalah beberapa jenis  persahabatan yang bisa memberikan pengaruh positif pada diri Anda:

  1. Teman masa kecil
    Tiap orang mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Tapi teman masa kecil Anda akan ingat seperti apa Anda 10 tahun yang lalu. Anda juga memiliki berbagai memori menyenangkan yang bisa Anda bagi. It’s always nice to remember the good old days!
  2. Teman baru
    Berbeda dengan sahabat lama Anda, teman baru bisa memperkenalkan Anda dengan teman-teman serta dunia baru. Orang yang biasanya Anda anggap tidak memiliki kesamaan dengan Anda pun bisa mengejutkan Anda dan menjadi sangat dekat dengan Anda.
  3. Teman berolahraga
    Salah satu hambatan untuk memulai kebiasaan sehat berolahraga adalah rasa malas. Tapi kalau Anda memiliki teman seperjuangan yang sama-sama ingin mencapai target untuk mulai menjalani hidup yang lebih sehat, rasa malas pun tak akan menyerang!
  4. Teman spiritual
    Penelitian yang dilakukan Duke University Medical Center menemukan bahwa orang yang rutin mengikuti aktivitas keagamaan bersama teman spiritual mereka seperti di mesjid atau gereja memiliki peluang lebih besar untuk tetap sehat selama periode 6 tahun. Tapi teman spiritual bukan sekedar teman untuk pergi ke mesjid atau gereja bersama. Teman spiritual juga membantu Anda melewati masa sulit dan menjaga semangat Anda.
  5. Teman yang tidak sebaya
    Teman yang baik bukan hanya teman yang sebaya dengan Anda. Saat berteman dengan teman yang lebih muda, misalnya anak magang di kantor yang baru pertama kali bekerja, Anda bisa mengajarkan beberapa hal kepadanya. Akibatnya, Anda akan merasa berguna dan penting. Sebaliknya, kalau Anda memiliki teman yang lebih tua dari Anda, Anda bisa belajar banyak hal baru darinya.
  6. Sahabat pasangan Anda
    Hubungan Anda dengan pasangan Anda akan semakin kuat kalau Anda juga dekat dengan sahabat pasangan Anda dan pasangan Anda dekat dengan sahabat Anda. Bisa dibilang, memperkenalkan pasangan Anda dengan sahabat Anda sama pentingnya dengan memperkenalkan pasangan Anda dengan keluarga dekat Anda!
  7. Keluarga
    Blood is thicker than water. Hubungan keluarga biasanya memang akan lebih kuat dibandingkan hubungan pertemanan. Keluarga pula-lah yang paling sering jadi orang pertama yang dipanggil untuk meminta bantuan di masa sulit. Jadi, alangkah menyenangkannya kalau hubungan Anda dengan ibu Anda, atau kakak dan adik Anda, sama dekat atau bahkan lebih dekat dari hubungan Anda dengan sahabat Anda.
  8. Diri Anda sendiri
    Seseorang biasanya akan membantu sahabatnya di saat yang paling sulit sekalipun. Kesalahan seorang sahabat juga biasanya akan lebih mudah dimaafkan dibandingkan kesalahan orang lain. Anda pun perlu memperlakukan diri Anda sendiri seperti Anda memperlakukan sahabat Anda. Lagipula, bagaimana mungkin Anda bisa membuat orang lain menyukai Anda dan menjadi sahabat Anda kalau Anda sendiri tidak bisa bersahabat dengan diri Anda sendiri?

Menjalin persahabatan memang tidak mudah. Penelitian yang dilakukan tahun 2006 bahkan menyatakan bahwa jumlah orang yang mengaku tidak memiliki sahabat sebagai tempat berbagi cerita bertambah sebanyak 2 kali lipat. Jadi, kapan terakhir kali Anda bertemu dengan sahabat Anda? Sedikit acara hang out yang seru tidak akan merugikan, kan?

Sumber:

http://www.prevention.com/sex/sex-relationships/8-friends-every-woman-needs/1-childhood-friend
http://www.today.com/id/34752540/ns/today-today_health/t/friends-every-woman-needs/#.UjGc8H_hcYJ

YRpada

trimakasih infonya…ditunggu postingan berikutnya…

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life