DCSIMG

How To Be Wealthy

5 Rencana Terbaik Menjadi Seorang Ayah

Oleh BrighterLife.co.id

Komentar (0)

Setiap orang tua, terutama sang Ayah sebagai kepala keluarga yang umumnya menjadi tulang punggung keluarga, pasti ingin melindungi keluarganya sebaik mungkin. Perlindungan yang terbaik tentu saja adalah perlindungan menyeluruh yang tidak hanya diberikan pada saat ini, tapi juga di masa depan. Tapi pada kenyataannya, para Ayah tidak bisa berada di samping keluarganya setiap saat. Lalu apa yang bisa para Ayah lakukan untuk memberikan jaminan perlindungan untuk keluarganya di masa depan? Berikut ini adalah beberapa elemen perencanaan keuangan yang perlu jadi pertimbangan para Ayah.

5 Rencana Terbaik Menjadi Seorang Ayah

MENINJAU ASURANSI JIWA DAN ASURANSI KECELAKAAN AYAH

Ayah adalah kepala keluarga yang jadi tulang punggung keluarga, terutama bila Ayah merupakan pencari nafkah utama atau bahkan pencari nafkah tunggal, untuk keluarganya. Bila terjadi hal yang tidak diinginkan pada Ayah, misalnya kecelakaan atau sakit yang serius, keluarga tentu akan kesulitan untuk terus melangsungkan hidupnya. Tentu saja tidak ada orang yang menginginkan hal buruk terjadi, tapi tidak ada salahnya menyiapkan diri, kan?

Karena itulah, salah satu perencanaan keuangan yang sangat dibutuhkan adalah asuransi jiwa. Anda mungkin sudah mendapatkan perlindungan asuransi jiwa dari kantor. Tapi coba periksa apakah manfaat yang diberikan asuransi tersebut sudah cukup untuk keluarga Anda. Kalau menurut Anda santunan sebesar (misalnya) 3 kali gaji dasar Anda selama setahun belum cukup, carilah perlindungan tambahan dengan cara membeli asuransi jiwa tambahan.

Selain asuransi jiwa, asuransi kecelakaan juga penting untuk melindungi terhadap resiko kecelakaan yang berakibat pada kelumpuhan atau ketidakmampuan yang menyebabkan Ayah tak bisa lagi bekerja dan menafkahi keluarganya.

MENUNJUK WALI UNTUK ANAK ANDA

Saat sesuatu yang buruk terjadi pada Anda dan/atau pasangan Anda ketika anak Anda belum cukup umur, anak-anak Anda akan diserahkan kepada wali mereka. Wali yang ditunjuk biasanya adalah anggota keluarga langsung, misalnya kakek atau nenek mereka ataupun saudara kandung Anda atau pasangan Anda. Tapi bisa jadi Anda menginginkan anggota keluarga ataupun orang tertentu untuk bertangung jawab dan melindungi anak Anda ketika Anda dan pasangan Anda tak mampu lagi. Karena itu, tentukanlah wali untuk anak Anda sebelum negara ataupun orang lain menunjuk wali untuk mereka. Dengan begitu, bila hal yang tak diinginkan terjadi, anak Anda akan berada di bawah perlindungan orang yang Anda percayai dan Anda tunjuk sendiri.

MENINJAU PENERIMA SANTUNAN ANDA

Saat memiliki asuransi jiwa ataupun asuransi kecelakaan, Anda diharuskan untuk menunjuk orang yang akan menerima santunan dari polis asuransi tersebut. Penerima santunan biasanya adalah istri dan/atau anak-anak Anda, dan bisa diubah setiap saat sesuai kebutuhan. Karena itu, Anda sebaiknya meninjau penerima santunan asuransi yang Anda miliki secara rutin. Jangan sampai anak Anda yang paling kecil tidak mendapatkan santunan karena Anda lupa memasukkan namanya sebagai penerima santunan ketika dia lahir.

MENYIAPKAN DANA PENDIDIKAN

Menurut hitungan para perencana keuangan, biaya pendidikan di Indonesia rata-rata naik sebesar 15-20% setiap tahunnya. Angka ini jelas lebih besar 2 kali lipat dibandingkan kenaikan inflasi. Karena itu, demi memberikan pendidikan terbaik untuk anak Anda, menyiapkan dana pendidikan untuknya sejak dini adalah cara terbaik.

Untuk menyiapkan dana pendidikan, tentukan target biaya pendidikan perkiraan yang akan dibutuhkan anak Anda. Setelah itu, tentukan cara terbaik untuk mencapai target tersebut. Salah satu pilihan yang bisa jadi pertimbangan adalah tabungan pendidikan dengan bunga lebih tinggi dan juga termasuk asuransi jiwa atas ayah, sehingga melindungi dana pendidikan anak bila ayah atau orang tua kehilangan penghasilan seperti kematian, kecelakaan, atau mengalami sakit serius. Pilihan lain adalah investasi, misalnya reksadana, saham, ataupun emas batangan.

Dengan mempersiapkan dana pendidikan sejak dini serta perlindungan terbaik bagi dana pendidikan tersebut, berarti ayah melindungi hak anak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

MENYIAPKAN DANA PENSIUN UNTUK DIRI SENDIRI

Dana pensiun mungkin terlihat seperti persiapan untuk diri Anda sendiri. Tapi sebenarnya secara tidak langsung dana pensiun juga merupakan bentuk perlindungan bagi keluarga Anda. Bila Anda telah pensiun, Anda masih akan membutuhkan biaya hidup yang tidak sedikit. Walaupun anak Anda tidak berkeberatan menyokong hidup Anda, tapi Anda tentu tidak ingin membebani anak Anda dengan biaya hidup Anda, bukan? Menjamin kemandirian Anda di usia tua sering jadi perencanaan yang terlewatkan saat merencanakan perlindungan untuk keluarga.

Perencanaan keuangan keluarga jangka panjang memang tidak mudah. Tapi bila Anda telah mengetahui target yang ingin Anda capai, maka Anda akan lebih mudah menentukan rencana dan pilihan jalan yang akan Anda ambil untuk melindungi keluarga. Sesuaikan target Anda dengan kebutuhan serta kemampuan keluarga Anda untuk membuat rencana yang terbaik untuk keluarga Anda. Maka Anda pun akan menjadi Ayah terbaik yang memberikan perlindungan menyeluruh untuk keluarga Anda.

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life