DCSIMG

Inspiring Story

Hidup Bahagia Selamanya

Oleh Carolyn Dineen, BrighterLife.ca

Komentar (0)

Dua hari setelah pernikahan kami, ayah mertuaku, Dave, menyinggung hal yang dianggap tabu untuk dibahas selama masa bulan madu: keuangan. Sementara Adam dan aku sedang menikmati kehidupan sebagai sepasang pengantin baru, Dave mengingatkan kami bahwa perkawinan juga memiliki sisi kehidupan nyata.

Setelah hampir satu tahun kemudian, kami baru menyadari pentingnya membahas tentang tujuan bersama dan bagaimana cara mencapainya. Kami membangun masa depan yang kami inginkan dan menjadi lebih dekat satu sama lain dengan bersikap jujur dalam berbagi mimpi-mimpi kami – dan kondisi keuangan kami.

Meski nasihat Dave benar, kami sadar bahwa nasihat tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan kami. Sebagai lanjutan dari generasi baby boom para orang tua kita, Adam dan aku menghadapi persaingan kerja yang lebih berat dan masa depan yang lebih tidak menentu jika dibandingkan dengan apa yang mereka hadapi pada umur yang sama. Kita membutuhkan anggaran yang dapat mengantisipasi skenario terburuk seperti pengangguran.

Kami memanfaatkan nasihat Dave untuk mewujudkan cita-cita kami serta beberapa rencana lain yang cukup realistis dan sama pentingnya.

Langkah 1: Buat daftar tujuan jangka pendek dan jangka panjang

Setelah tujuh tahun bersama, kami banyak berdiskusi tentang cita-cita kita. Tapi penggabungan keuangan karena pernikahan memotivasi kami untuk menentukan apa yang menjadi prioritas. Kami memiliki tiga tujuan utama:

  • Memiliki pekerjaan yang kita sukai
  • Berkeliling dunia
  • Kegiatan amal

Mendefinisikan nilai-nilai secara luas akan membantu Anda dalam memutuskan tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang ingin dicapai. Dengan mempertimbangkan tiga poin tersebut, kita dapat menetapkan tujuan tertentu:

  • Jangka pendek: Memulai karier kami. Adam baru saja menyelesaikan sekolah keguruan, dan aku akan kembali ke sekolah untuk mengikuti pelatihan lanjutan. Adam mungkin harus pulang-pergi, sehingga kemungkinan kami membutuhkan sebuah mobil. Menabung untuk biaya kuliah dan mobil, ditambah dengan mempersiapkan anggaran tambahan apabila Adam tidak langsung mendapatkan pekerjaan merupakan prioritas keuangan kami sekarang.
  • Jangka panjang: Berpergian dan menjadi pekerja sukarela adalah hal-hal yang kami harapkan dapat sesekali kami lakukan setelah kami memiliki karir yang stabil. Selain itu, mengingat profesi kami berdua biasanya diawali dengan status karyawan kontrak, kemungkinan besar kami harus pindah untuk mendapatkan pekerjaan baru.

Penting pula untuk berpikir tentang apa yang tidak Anda inginkan. Sebagai contoh, kami tidak menginginkan anak saat ini. Hal ini membuat anggaran kami lebih fleksibel dan lebih memungkinkan kami untuk melakukan perjalanan. Selain itu, karena kami menyadari kemungkinan bahwa kami akan sering melakukan perjalanan dan bekerja dengan status karyawan kontrak, memiliki rumah bukanlah pilihan yang realistis untuk saat ini.

Langkah2: Putuskan bagaimana Anda akan menggunakan uang Anda

Tidak hanya berbagi masa depan, Anda juga berbagi aset. Perbedaan pendapat tentang keuangan dapat menciptakan ketegangan dalam pernikahan sehingga penting untuk menentukan bagaimana Anda akan menghemat ataupun menggunakan uang.

Kita melakukan kompromi dengan membuat beberapa rekening bersama dan berbagi tanggung jawab, namun tetap memiliki rekening terpisah.

  • Rekening bersama: Ini adalah untuk tujuan utama bersama. Kami menabung untuk membeli rumah, dan kini berencana untuk mempunyai sebuah mobil. Kami juga memembayar biaya kuliah Adam dengan rekening ini, sehingga prioritas Adam ketika mendapatkan pekerjaan adalah untuk membayar kembali pengeluaran ini.
  • Rekening terpisah: Walaupun sebagian besar pendapatan ditujukan untuk kepentingan bersama seperti uang sewa dan belanja kebutuhan sehari-hari, memiliki beberapa kebebasan finansial sebagai individu dapat mengurangi tekanan dalam suatu hubungan.

Tentu saja, hal ini belum tentu sesuai untuk setiap orang atau pada setiap tahap pernikahan. Ketika Adam masih menempuh pendidikan, aku memberikan kontribusi lebih banyak untuk tabungan dan membayar tagihan. Hal ini sah-sah saja karena setelah aku kembali bersekolah, Adam akan menanggung sebagian besar biaya keuangan.

Langkah 3: Jangan bersikap ceroboh dengan tujuan Anda

Kami selalu memberitahukan satu sama lain tentang pengeluaran yang jumlahnya besar serta rencana besar kami, serta mengawasi perkiraan pendapatan dan pengeluaran saat ini.

Banyak hal yang tidak terduga mengenai masa depan. Kita harus melindungi diri terhadap biaya tak terduga atau kemungkinankehilangan pekerjaan dengan konsisten menyimpan sebagian dari pendapatan kami. Meskipun kami berharap Adam akan memperoleh uang pensiun yang cukup sebagai seorang guru, kami tetap berencana untuk memiliki produk pensiun setelah kami memiliki pendapatan yang stabil. Dan sementara kami belum memiliki anak-anak yang perlu diurus, kami perlu saling melindungi sehingga kami berpikir untuk memiliki polis asuransi jiwa.

Meskipun rasanya membosankan apabila dibandingkan dengan kegembiraan pesta pernikahan, mempersiapkan rencana keuangan penting untuk kebahagiaan perkawinan. Dengan menyesuaikan nasihat Dave dengan gaya hidup kami, kami berharap dapat memiliki pernikahan, pekerjaan, dan masa pensiun yang memuaskan seperti dirinya!

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life