DCSIMG

How To Be Wealthy

Rancang Prioritas Anda Sekarang

Oleh Prita H. Ghozie, ZAP Finance

Pernahkah Anda merasa bahwa setiap bulan sepertinya hanya bekerja untuk menyambung hidup? Kisah seperti ini ternyata masih banyak dihadapi oleh keluarga muda terutama yang bekerja di kota-kota besar. Tingginya biaya hidup diikuti tuntutan lifestyle perkotaan, seringkali menyedot penghasilan keluarga. Belum lagi tanggung jawab untuk mempersiapkan dana pendidikan anak-anak yang inflasinya 2 kali lipat inflasi beras.

Untuk banyak pasangan muda, solusi jika gaji sudah habis ditengah jalan adalah menggunakan kartu kredit untuk “menambah” penghasilan. Mereka lupa, jika utang kartu kredit ini hanya akan menambah masalah di kemudian hari.

Trik untuk keluar dari situasi ini adalah setting your priorities right. Untuk keluarga muda dengan anak-anak yang masih kecil, ada beberapa hal yang harus menjadi prioritas dalam rencana keuangan Anda. Intip yuk!

 1. Biaya Membesarkan Anak.

Berdasarkan survei, biaya membesarkan anak dapat mencapai Rp. 100 juta hanya untuk tahun pertama saja. Membuat budget kehadiran seorang bayi untuk 3 tahun pertama sejak kelahiran merupakan salah satu solusi dan langkah awal bagi setiap pasangan yang berencana untuk mempunyai atau menambah momongan.

Cara menyiasatinya adalah tahu batasan finansial kita. Dahulukan needs, bukan wants. Beli stroller pink untuk anak kedua yang perempuan tentu saja menggiurkan. Kita mungkin mampu, tetapi apakah stroller si kakak laki-laki sudah rusak dan tidak bisa dipakai? Pikirkan juga untuk membeli barang-barang pre-owned atau second-hand. Kita bisa beli dengan harga lebih murah dan kualitas yang hanya berkurang sekian persen.

Bila anda merupakan pasangan bekerja, bantuan seorang perawat anak menjadi sebuah kebutuhan penting. Pilihannya dapat memakai seorang babysitter atau melatih pembantu rumah tangga untuk memegang si bayi. Umumnya biaya jasa seorang perawat bayi lebih mahal dari perawat balita. Sehingga, setiap tahunnya, secara umum biaya jasa perawat akan menurun. Pikirkan juga hal ini dalam pembuatan family budget.

 2. Dana Kesehatan.

Jika Anda dan suami bekerja, maka kemungkinan biaya kesehatan ditanggung oleh kantor. Tetapi untuk Anda yang bekerja freelance, maka dana kesehatan perlu dibuat sendiri. Shopping around untuk asuransi kesehatan tidak ada salahnya. Usahakan memilih asuransi yang tidak digabung dengan asuransi jiwa karena premi menjadi mahal. Selain itu, buatlah rekening khusus yang bisa dinamai My Health Fund, yang gunanya untuk membayar tagihan jika harus berobat jalan ke dokter. Usahakan dapat menyisihkan paling tidak 2% dari penghasilan bulanan ke rekening ini.

3. Dana Pendidikan

Diskusi mengenai pendidikan anak sudah harus dimulai sejak si bayi masih dalam kandungan. Anda dan pasangan harus tahu sekolah seperti apa yang ingin Anda berikan untuk anak Anda. Saat ini pilihannya banyak sekali, ada sekolah negeri, swasta nasional, swasta nasional plus, dan sekolah internasional. Mulailah datangi sekolah-sekolah yang sudah menjadi pilihan anda dan cari tahu berapa besar biaya pendidikan yang kelak Anda butuhkan.

 4. Kehidupan Lifestyle

Apakah punya financial plan artinya harus hidup hemat dan sengsara? Of course not! Yang harus kita lakukan adalah be optimistic but realistic. Coba periksa, kalau setiap bulan Anda menggunakan 50% dari gaji bulanan hanya untuk lifestyle seperti ngopi-ngopi, nonton, dan main ke playground di mall, it’s time for a financial make-over. Wajarnya, setiap bulan kita bisa gunakan maksimal 20% dari gaji untuk pengeluaran lifestyle. Jika ada impian yang butuh dana lebih besar, maka bagusnya kita tabung dulu beberapa bulan baru diwujudkan.

Tahu prioritas dalam hidup Anda adalah kunci sukses dalam menjalankan kehidupan yang indah dan sejahtera. Jadikan impian yang paling berharga untuk Anda dan keluarga sebagai api kecil yang menjadi pemantik rencana keuangan Anda. It’s a celebration of your life. Enjoy!

maskhurin fajarinapada

jangan lupa juga menyisakan harta ato uang kita untuk berbagi dengan orang lain,,,jangan khawatir nanti gantinya jauh lebih besar,,,n rizki kita akan ditambah oleh sang maha pemilik rizki…….

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life