DCSIMG

How To Be Wealthy

Ingin Memiliki Masa Depan Cerah? Mulailah dari Sekarang!

Oleh BrighterLife.co.id

Komentar (8)

Mari mengingat kembali, coba apa yang Anda pikirkan pertama kali ketika mendengar kata investasi ketika masih kuliah dulu? Mungkin Anda memiliki pikiran yang sama dengan Tiwi yang sekarang bekerja di Agency. “Jaman kuliah dulu, kalau mendengar kata investasi langsung kepikiran menabung, tapi belum bisa dilakukan karena dulu lebih memikirkan untuk senang-senang aja kaya belanja dan nonton karena masih muda”. 

Karena alasan tersebutlah, mayoritas anak muda atau remaja seringkali menjadikan kegiatan berinvestasi dalam prioritas terakhir, dibanding kebutuhan tersier (barang-barang branded), hingga menonton konser band kesayangan. Apalagi, banyak alasan yang mendukung hal tersebut seperti belum ada penghasilan tetap, tidak mengerti cara berinvestasi, hingga terus mengulur waktu karena merasa masih muda.

Tidak ada kata terlambat memang untuk memulai berinvestasi. Namun, jika ingin memiliki masa depan yang lebih cerah, cobalah memulainya dengan bertanya tentang mimipi-mimpi Anda, seperti menanyakan pertanyaan berikut;

Kira-kira apa yang ingin Anda raih dalam waktu 5-10 tahun ke depan?

Melanjutkan kuliah keluar negri?

Menikah?

Membeli kendaraan pribadi?

Atau mungkin keliling dunia?

Hingga membuat usaha sendiri?

Jika sudah, coba perkirakan, kira-kira berapa total biaya yang dibutuhkan untuk merealisasikan cita-cita atau mimpi tersebut? Lalu bagaimana cara memenuhi kebutuhan dana tersebut?

Mungkin Anda akan berpikir untuk mulai menabung. Sebuah langkah awal yang baik memang untuk memulainya. Namun menabung tidaklah sama dengan berinvestasi. Tabungan dapat kita ambil kapan saja, pasti jadinya mudah terganggu dengan kebutuhan lain yang datang tiba-tiba. Dengan berinvestasi, rencana pendidikan, bisnis hingga menikah jadi tidak terganggu. Salah satu caru berinvestasi adalah seperti memiliki produk-produk finansial, membeli properti (tanah) atau emas bisa menjadi alternatif cara menabung sekaligus berinvestasi. Tentunya, semua hal tersebut harus direncanakan dengan baik dan dijalankan sedini mungkin.

Namun, bagaiman cara mendapatkan dana untuk memulai berinvestasi? Kebanyakan dari kita masih mendapatkan dana dari orang tua. Tetapi cara tersebut bisa disiasati dengan memulai menyisihkan berapa persen uang jajan yang didapatkan. Cobalah untuk menyisihkan 10% dari uang jajan kita. Jika uang tabungan tersebut dianggap kurang, mulailah mencari pekerjaan part-time seperti menjadi tutor atau kasir di coffee shop. Selain gajinya bisa menjadi tambahan tabungan untuk berinvestasi, pengalaman bekerja bisa menjadi nilai plus dalam Curriculum Vitae (CV) bukan? Lakukan hal tersebut secara disiplin dan teratur. Uang yang terkumpul akan menjadi modal awal untuk berinvestasi.

Jika secara finansial sudah berkecukupan, tapi masih bingung karena tidak mengerti cara berinvestasi seperti yang disebutkan sebelumnya, maka mulailah coba memahaminya dengan membaca artikel-artikel pada halaman berikut.

Lalu, jika memegang prinsip “mumpung masih muda, maka bersenang-senanglah dahulu” maka segeralah berubah! Menunda-nunda waktu untuk berinvestasi hanyalah membuang-buang keuntungan yang seharusnya didapat. Lihat contoh kasus berikut ini:

Pada tahun 2012 Si A berencana untuk mengikuti asuransi pendidikan karena pada tahun 2022, dia berencana untuk melanjutkan kuliah ke luar negeri. Sedangkan si B dengan rencana yang sama, baru memulai berinvestasi pada tahun 2018. Dari hasil menyisihkan uang jajannya si A berhasil menginvestasikan Rp 150.000 setiap bulannya ke dalam asuransi pendidikan. Sedangkan si B berhasil menginvestasikan Rp300.000 per bulannya. Dalam jangka tahun 10 tahun uang si A akan bertambah menjadi Rp. 162,889,462.68 dengan bunga investasi sebesar 5%. Sedangkan si B dalam jangka 5 tahun hanya mendapatkan Rp 127,628,156.25. Walaupun nilai investasinya sedikit, tapi karena si A lebih awal berinvestasi nilanya akan lebih tinggi dibanding si B.

Bagaimana, sudah mulai mendapatkan gambaran tentang berinvestasi sedini mungkin?

Ya! Jalan menuju ke sana atau bahkan untuk memulainya memang tidak mudah. Awali saja dulu dengan niat untuk mencapai cita-cita. Terakhir adalah dukungan dari para orang terdekat untuk selalu mendorong agar terus semangat menggapai masa depan yang cerah.

Ayo, sebelum terlambat mulailah berinvestasi dari sekarang!

oestam dwi karyadipada

menabung sejak dini bukan karena faktor usia,karena harus adanya masa depan yang cerah dan bahagia..

Dwi putranto miryadipada

Investasi saya adl menyisihkan gaji untk membeli emas,mulai dr 1 gram, 2 gram dan seterusnya, sya memilih emas krn sya yakin harga emas smakin lama akan smakin tinggi maka jika emas sudah melambung tinggi saya akan menjual kumpulan emas saya dan akan saya alihkan ke investasi tanah dan kost kost an, saya org yg trlalu bnyk pny impian jd saya brusaha menggapai impian itu mulai sejak dini. .

Ervina Setiantipada

Siap sekali saya untuk berinvestasi sejak dini krn drdlupun sy sudah diajarkn untk berinvetasi mulai dr menabung,lalu hasil tabungan dibelikan emas dan tiap bulan emas itu saya kembangkan lebih besar gram nya. Bwt sya investasi itu sangat ptg untk ke depannya maka dr itu saya bercita cita untk mempunyai investasi yg lbh tinggi lg.

Sayidatul Muhsinatinpada

gimana investasi yg tepat utk saya yg udah berumur 45 th?

    Brighter Life Indonesiapada

    Halo Ibu Sayidatul,
    tidak ada kata terlambat untuk memulai berinvestasi. Menurut kami investasi yang tepat di usia 45 tergantung dari “wish list” atau tujuan investasi itu sendiri.

    Bila kita masih memiliki income dan pensiun usia 55 atau 10 tahun dari sekarang, alokasi penempatan dana di saham masih bisa mencapai 50% dari alokasi aset, apalagi prospek ekonomi Indonesia yang cukup baik dan mengingat tingkat suku bunga yang masih memiliki kecendurangan menurun.

    Bila kita ada kebutuhan yang lebih pendek, 3-5 tahun, alokasi saham tentunya mulai dibatasi dan lebih banyak penempatan di dana pendapatan tetap.

    Secara umum investasi di saham dan obligasi/pendapatan tetap akan memberikan return optimal bila dilakukan lebih dini dan secara berkala.

    Salah satu produk yang bisa menjadi pertimbangan adalah unit link, dimana nasabah mendapatkan dua manfaat yaitu proteksi dan investasi.
    Pilihan investasi dalam produk unit link sangat bervariasi dan dapat disesuaikan dengan tujuan investasi dan toleransi atas risiko dari nasabah.

    Semoga menjawab bermafaat 🙂

      Sayidatul Muhsinatinpada

      dear Brighter Life Indonesia’ Terima kasih jawabannya ,yang ingin saya tanyakan kembali berapa premi tiap bulan bila saya ingin dapat tabungan pensiun? Terima kasih Wassalam Sayidatul Muhsinatin

      ________________________________

      Brighter Life Indonesiapada

      Sama-sama Ibu Sayidatul 🙂

      Mengenai besarnya premi tiap bulan untuk tabungan pensiun tergantung dari target dana pensiun yang ibu inginkan.
      Sebagai ilustrasi untuk target dana pensiun di usia 55 tahun (10 tahun dari sekarang) sebesar 500 juta rupiah, maka Ibu cukup menyisihkan sekitar Rp. 2,176,146 setiap bulannya. Contoh ini menggunakan asumsi jenis investasi aggressive multi plus dengan tingkat pengembalian 22%. Tentu saja nilai dana yang terbentuk tergantung pada fluktuasi pasar, oleh karenanya tingkat pengembalian investasi dapat mengalami kenaikan maupun penurunan.

      Kami yakin ibu masih memiliki banyak pertanyaan. Bila ibu menginginkan penjelasan lebih lanjut, silakan tinggalkan nomor telepon yang dapat dihubungi agar financial consultant kami dapat menghubungi ibu.

      Terima kasih and have a bright day 🙂

Diana Putripada

Tipsnya sangat menarik dan inspiratif, terimakasih sudah share.

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life