DCSIMG

How To Be Wealthy

Belanja Tanpa Rasa Bersalah

Oleh Prita H. Ghozie, ZAP Finance

“Gaji saya tidak pernah cukup!”

Sudah terlampau sering saya mendengar kalimat ini, terutama dari kalangan pekerja kelas menengah di Indonesia. Seiring dengan peningkatan tahapan kehidupan dari mulai golongan first jobbers, kemudian menikah, lantas memiliki anak, saya sangat menyadari bahwa kebutuhan sepertinya naik secara ekspenensial dibandingkan dengan kenaikan penghasilan setiap tahunnya.

Gencarnya pemasaran untuk hal konsumtif sering menjadi alasan yang dilontarkan. Padahal, tidak ada yang salah dengan berbelanja. Bahkan, saya harus katakan belanja itu adalah bagian dari merencanakan keuangan. Salah besar jika seseorang hanya sibuk menabung dan berinvestasi, tapi tidak pernah mau belanja alias pelit. Syaratnya, kita harus pandai dan cermat dalam berbelanja.

Memiliki Kendali atas Uang Sendiri
Penghasilan yang kita terima hari ini harus dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup saat ini, beberapa tahun lagi, dan pada masa tidak produktif alias pensiun. Jika penghasilan harus memenuhi kebutuhan, bagaimana dengan keinginan?

Memenuhi keinginan juga sangat penting. Keinginan berupa mimpi-mimpi merupakan dorongan yang barangkali menjadi salah satu penyemangat Anda dalam bekerja. Tidak ada yang salah dengan bersenang-senang atas uang hasil kerja Anda. Namun, pernahkah Anda merasa ‘bersalah’ karena telah mengeluarkan uang untuk hal-hal yang sebenarnya kurang atau bahkan sama sekali tidak Anda butuhkan?

Needs vs Wants adalah cerita yang tak pernah habis dalam kehidupan kita. Kunci menjalani hidup yang kaya adalah seimbang dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan. Prioritas utama jelas: memenuhi kebutuhan. Saat Anda mulai tergoda untuk menghabiskan seluruh penghasilan demi keinginan yang sifatnya sesaat, berikut tips yang bisa dijalankan.

1. Hitung jumlah jam kerja Anda selama 1 hari.
Berapa jam yang Anda habiskan untuk bekerja dalam satu hari? Ingatlah bahwa waktu yang Anda habiskan ini merupakan waktu yang Anda korbankan untuk tidak bersama keluarga, teman, atau pasangan.

2. Hitung gaji Anda per jam kerja.
Misal, jika Anda bekerja selama 8 jam per hari selama 5 hari kerja dalam seminggu, maka total jam kerja Anda selama satu bulan kurang lebih adalah 160 jam. Apabila gaji Anda satu bulan sebesar Rp 7 juta, maka gaji per jam kerja Anda adalah Rp 43.750!

3. Gunakan 10 menit untuk berpikir
Tenangkan diri selama 10 menit sebelum melangkah ke kasir. Ingatlah angka di nomor 2 setiap kali Anda mulai tergoda untuk membelanjakan uang Anda pada barang-barang yang baru saja Anda temui dan belum pernah muncul dalam daftar kebutuhan prioritas Anda.

Tips Belanja Cerdas

  • Punya tujuan keuangan yang spesifik.
  • Buatlah daftar belanja barang-barang yang menjadi prioritas kebutuhan.
  • Miliki shopping buddy.
  • Tinggalkan kartu kredit dan kartu debit bagi si penggila gesek.
  • Buatlah shopping account.

Menjalani Hidup yang Kaya Seutuhnya
Setiap orang berhak untuk memiliki hidup yang bahagia, baik untuk masa sekarang maupun masa depan. Sadar untuk tidak lagi berbelanja secara impulsif hingga Anda merasa tidak lagi menjalani kehidupan Anda yang bahagia rasanya menjadi kurang pas. Demikian pula ketika Anda sibuk berinvestasi dan tidak bisa menikmati kegiatan belanja Anda, tentu tidak menyenangkan. Saya ingin menjalani hidup yang indah dan sejahtera. Bagaimana dengan Anda?

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life