DCSIMG

How To Be Wealthy

Sekolah Lagi? Why Not!

Oleh BrighterLife.co.id

Komentar (0)

Masih ingatkah Anda saat menggunakan toga dan berfoto bersama orang tua sesaat setelah dinyatakan telah menjadi sarjana? Jika ya, mungkin hari itu adalah saat dimana Anda merasa bangga atau bebas karena beban akademis hilang sudah. Namun muncul lagi beban baru, beban bagaimana cara untuk dapat kerja dan memaksimalkan ilmu yang sudah didapatkan di bangku kuliah.

Selang waktu berjalan, saat memasuki dunia kerja, Anda pun bertemu beragam aktivitas yang menguras tenaga serta pikiran. Tidak jarang, terbesit pikiran bahwa ilmu yang Anda miliki ternyata masih kurang. Apalagi, persaingan dunia kerja sangat ketat karena banyak yang mengincar posisi Anda. Apalagi, mereka rata-rata memiliki edukasi tinggi dan pengalaman yang banyak. Mungkin posisi Anda akan tetap aman mengingat pengalaman serta dedikasi yang telah diberikan kepada perusahaan.

Meski begitu, sepertinya tidak ada salahnya jika Anda mulai kembali mencoba menambah ilmu dengan kembali ke bangku sekolah. Selain dapat menambah ilmu, Anda pun akan mendappatkan banyak pengalaman serta relasi baru.

Sayang, sekolah lagi – terutama sekolah S2 & S3 yang sesuai dengan keinginan – tak semudah membalikkan telapak tangan. Alasan paling utama dan kerap dikeluhkan adalah keterbatasan kemampuan finansial. Untuk mendaftar dan membayar biaya semesteran di perguruan tinggi negeri misalnya, bisa menghabiskan uang sekitar Rp. 20 – 100 juta lebih. Dan belum tentu perguruan tinggi tersebut sesuai dengan keinginan Anda, yang terkadang melampaui kemampuan finansial Anda. Belum lagi jika harus dikombinasikan dengan mencukupi kebutuhan sehari-hari, hingga mengatur dengan waktu bekerja yang bisa jadi akan terganggu!

Tapi benarkah halangan-halangan tersebut menjadikan Anda tidak dapat bersekolah kembali? Kami mengajak anda untuk membuka cakrawala baru demi mewujudkan cita-cita bersekolah dengan dana terencana. Bisa dikatakan, inilah solusi bersekolah terencana tapi tidak murahan. Syaratnya, paling tidak Anda sudah memiliki kemauan yang kuat untuk bersekolah!

  1. Belajar tidak mengenal umur, jadi mulai hitung kapan Anda ingin mulai masuk kuliah? 1 tahun, 2 tahun? Atau malah 3 tahun lagi? Mulai dari situ, Anda bisa memprediksi berapa uang yang harus disisihkan dari penghasilan Anda setiap bulannya untuk menabung demi dana pendidikan.
  2. Memilih universitas yang pas. Fleksibilitas jam masuk kuliah juga perlu dilihat! Karenanya, sebelum memilih universitas, pilihlah yang memiliki kelas malam atau akhir pekan sehingga jam kerja jadi tidak terganggu. Biasanya kelas magister atau S2 dan S3 memiliki kelas yang fleksibel seperti itu.
  3. Jika Anda berfikir, kuliah di luar negeri memang menjadi solusi, just go with it! Namun, jika memilih pilihan tersebut, Anda harus rela kehilangan pekerjaan saat ini. Tapi tenang, percayalah, setelah lulus, pekerjaan yang lebih baik sudah mengunggu Anda.
  4. Jika Anda merasa berat untuk menabung dana pendidikan mengingat kebutuhan sehari-hari yang harus dicukupi, mulailah aktif mencari beasiswa! Beasiswa bisa mulailah dicari dari tempat Anda bekerja saat ini, biasanya beberapa kantor memiliki program beasiswa untuk para pegawainya. Jika belum berhasil, mulailah mencari beasiswa di website Universitas-Universitas yang ingin dituju atau sering-sering update info serta datang ke pameran-pameran pendidikan. Jenis beasiswa yang ditawarkan sendiri biasanya beragam. Mulai dari Beasiswa Penuh,\Teaching Assistantship dan Research Assistantship.
  5. Siapkan dana darurat. Walaupun Anda mendapatkan beasiswa sekalipun, Anda tetap harus menabung. Dana tersebut nantinya bisa digunakan untuk membeli banyak kebutuhan lain seperti buku serta kebutuhan-kebutuhan lainnya.

Jika Anda masih ragu untuk kembali ke bangku sekolah, tanamkanlah pikirkan bahwa ini adalah sebuah investasi for a brighter life! Sebuah investasi yang akan memberikan sebuah nilai plus untuk portfolio dan CV Anda sehingga bisa memiliki karier dan masa depan yang lebih baik!

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life