DCSIMG

Inspiring Story

Cara Membesarkan Anak Agar Memiliki Rasa Kepedulian

Oleh BrighterLife.co.id

Di rumah keluarga Lowther yang terletak di Burlington, Ontario, Kanada mereka merayakan hari ulang tahun dengan cara yang sedikit berbeda.

Seperti pesta anak-anak pada umumnya, kita dapat melihat anak-anak berkerumun di sekitar tumpukan hadiah untuk mengagumi bingkisan yang dibungkus warna-warni. Namun, ada satu perbedaan besar pada acara perayaan ulang tahun di keluarga ini. Isi  kado tersebut bukanlah hadiah untuk putri Lowther yang sedang berulang tahun. Isi kadonya adalah pilihan kegiatan amal bagi putrinya: sebuah tempat penampungan yang merawat hewan-hewan terlantar, ditinggalkan, dan tidak memiliki rumah.

Di keluarga Lowther, ketika Anda menginjak usia 7 tahun, Anda tidak akan lagi menikmati meriahnya pesta ulang tahun malah teman-teman Anda akan diminta untuk membawa kado yang akan Anda buka sebelum disumbangkan . Anda justru akan  diminta untuk membawa hadiah yang nantinya akan Anda buka sebelum hadiah tersebut disumbangkan kepada badan amal pilihan Anda.

“Anda harus melihat betapa bersemangatnya kawan-kawan putri saya ketika dia membuka bingkisan yang berisi pasir untuk kotoran kucing atau kalung kucing berwarna merah muda,” ujar Deb Lowther, ibu dari 3 orang anak perempuan ini. “Anda mungkin akan berpikir bahwa itu adalah poster Justin Bieber.”

Tempat penampungan hewan merupakan pilihan favorit karena pengalaman istimewa yang ditawarkan. Pemiliknya sangat gembira dengan bantuan yang diberikan dan anak-anak  dapat bermain dengan binatang, sambil belajar bagaimana kegiatan beramal ini dapat meningkatkan kualitas hidup mereka .

“Saya ingin mengajar mereka untuk peduli terhadap orang lain,” ucap sang ibu. “Hari ini, kami belajar tentang merawat binatang, hal yang dapat mereka pahami di usia dini.  Seiring dengan bertambahnya usia anak-anak, kami berencana untuk membahas topik dan masalah yang lebih serius – seperti misalnya menghibur anak-anak di rumah sakit sakit atau anak-anak di berbagai belahan dunia yang membutuhkan makanan, tempat tinggal, bahkan pensil. Sangat penting bagi mereka untuk belajar bahwa tidak semua orang seberuntung mereka, dan bahwa mereka dapat membuat sebuah perbedaan.“

Keluarga Lowther tidak sendirian.Sudah banyak orang tua yang menanamkan kepedulian sosial dalam pola asuh yang diterapkan untuk anak-anak mereka.

Contoh lainnya adalah seorang ibu bernama Blakeley yang berprofesi sebagai seorang guru SMP. Dia  melakukan berbagai kegiatan penggalangan dana di sekolahnya, termasuk membantu anak-anak kelaparan, menyumbang buku-buku bekas, dan satu hari khusus untuk kontemplasi yang dilakukan setiap tahun untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak yang terabaikan di seluruh dunia.

Blakeley juga melakukan hal yang sama untuk pendidikan anak laki-lakinya yang berusia 5 tahun. Ia mengumpulkan makanan kaleng pada hari Halloween untuk disumbangkan serta menyisihkan sepertiga dari uang jajannya setiap minggu untuk disumbangkan kepada badan amal pilihannya di akhir tahun.

“Kami ingin ia menyadari bahwa ia sungguh beruntung karena dapat memiliki banyak hal, namun itu juga berarti bahwa dia mempunyai banyak hal yang dapat dibagikan kepada orang lain,” pungkasnya.

Berikut adalah sepuluh cara untuk membuat anak Anda mempunyai kepedulian sosial sambil menikmati kegiatan keluarga yang menyenangkan:

1. Mengunjungi panti asuhan dan bermain bersama anak-anak di sana.

2. Menyumbangkan mainan dan pakaian layak pakai untuk anak-anak yang membutuhkan.

3. Mengajak  anak Anda menyumbangkan sebagian dari uang sakunya untuk amal.

4. Menolong anak yang kurang mampu yang berada baik di dalam maupun di luar negeri.

5. Turut membantu kegiatan gotong royong yang ada di masyarakat.

6. Menyumbangkan buku-buku ke perpustakaan atau rumah baca.

7. Menyumbangkan makanan kepada orang lain.

8. Menciptakan kebiasaan baru di keluarga dengan menjadi sukarelawan.

9. Ikut  membantu di tempat penampungan hewan.

10. Turut serta dalam kegiatan gerak jalan, lari, sepatu roda, atau bersepeda untuk amal.

Bright Friends, apakah Anda setuju dengan cara didik keluarga Lowther di atas? dan apakah tips di atas efektif untuk mengajarkan anak tentang kepedulian?

maskhurin fajarinapada

saatnya keluarga yang belum melaksanakan kegiatan ini beraksi,,,,,,jadi tidak memanjakan anak,,,,,meningkatkan jiwa sosial anak,,,,,andainya semua orang bisa ,,,,akan luar biassa hidup ini

Ikmal Qoyyumpada

Setuju dan efektif, dengan cara tersebut anak bisa belajar peduli dengan sesama di waktu spesial mereka sehingga bisa diingat lebih lama, salam bright

sri maryatipada

setuju dan tips” di atas sangat efektif untuk mengajari seorang anak.

Iwan Tauruspada

Sangat setuju dan sangat efektif karena sejak dini anak2 sudah dikenalkan terhadap tanggung jawab sosial dan memiliki sikap peduli terhadap orang lain

aslan s (@aslankds)pada

Setuju. Bila dari kecil sdh dibiasakan dengan kebiasaan baik maka saat dewasa mudah untuk menjadi baik

Afifatun Nafisahpada

Sangat setuju, pendidikan memang harus ditanam sejak usia dini, apalagi pembelajaran tentang kepedulian dan kegiatan sosial, berbagi dan menolong sesama yang membutuhkan.

Ervina Setiantipada

sangat setuju. kepedulian terhadap sesama memang harus diajarkan kpd anak anak kita sejak dini. kalau bukan kita sbg orang tua, siapa lg yg akan mengajarkan mrk. Perlu ditanamkan kpd anak anak bahwa msh bnyak hal yg ada di bawah kita sehingga mrk tdk hanya akan memandang ke atas tp jg ke bawah. Dengan kita memberi conyoh yg baik pula trhadap sesama niscaya mrk akan mengikuti jejak kita. Dengan kepedulian terhadap sesama niscaya kita akan lebih mensyukuri apa yg saat ini kita dapatkan di hidup kita,..

oksan kumis (@oksan_mamen)pada

setuju sekali . karena mendidik kepedulian kepada orang lain saat anak usia dini, mungkin kebiasaan tersebut dibawa anak sampai dewasa, dan diturunkan kepada keturunannya

Fajar Rhenzy Elazapada

hal diatas akan sangat efektif dampaknya bagi si anak kedepannya. apabila dipupuk dari kecil sudah mempunyai kepedulian tinggi, maka nantinya si anak akan dapat memandang positif hal-hal disekitarnya, dan itu baik.😀

F. Budi Wibowopada

Jawaban:
Setuju. Karena manusia adalah makhluk sosial, maka mengajarkan kepedulian terhadap sesama harus diajarkan/ditanamkan ke anak sejak dini, yang kadang pengetahuan tersebut tidak dapat/diajarkan di pendidikan formal sekolah.

Santoso Wijayapada

saya setuju karena cara seperti itu akan mengembangkan mental sang anak dan kesiapan akan keadaan di dunia ketika dewasa jika dari kecil saja sudah dibibit dengan baik maka ketika dewasa dia pasti tidak akan melenceng terlalu jauh dari kegiatan sosial seperti ini

Hari mardionopada

sudah sangat baik apa yang diterapkan pada anak pada keluarga Lowther di artikel tersebut. menanamkan jiwa sosial sejak dini merupakan tindakan yg amat mulia. mungkin perlu di terapkan bagi orang tua yang memiliki anak. namun jangan lupakan kasih sayang kepada anak kita. dalam artikel tersebut kita belajar banyak tentang arti kepedulian terhadap sesama. hidup besosialisasi tanpa mengenal derajat atw tingkatan akan membuat anak mengerti akan lingkungan yang luas.😀

Erika Hairanypada

saya setuju dengan cara didik keluarga Lowther diatas, karena salah satu efek positif pada anak adalah dapat mejadikan mereka manusia yang rendah hati, dan anak-anak dapat memiliki empati lebih besar atas apa-apa yang menjadi kekurangan pada orang atau hal lainnya, sehingga anak-anak dapat mengisinya dengan kelebihan yang mereka miliki.

Rokhana Purwantipada

Saya sangat setuju. Tips diatas sangat bermanfaat dan bisa diaplikasikan sejak anak usia dini untuk berbagi dengan sesama. toh dengan berbagi tidak akan mengurangi rejeki kita, malah akan bertambah. Hal ini sama saja dengan mendidik anak secara emosinal quetionnya. Apalagi pendidikan moral saat ini sudah mulai terkikis. Siapa lagi yang akan memupuk moral anak kalau bukan kita sebagai orang tuanya sendiri.

Zakiapada

Sangat sangat setuju. Karena secara tidak langsung, mereka akan mengerti dengan sendirinya arti kepedulian. Terima kasih.

Zakiapada

Setuju dan sangat efektif. Dari sana, maka sikap kepedulian yg ada di jiwa anak2 akan tumbuh yang pada akhirnya mereka mengerti dan paham akan bentuk dan rasa kepedulian itu seperti apa.

Rio Pratamapada

setuju dan sangat efektif karena sejak dini anak2 sudah dikenalkan terhadap tanggung jawab sosial dan memiliki sikap peduli terhadap orang lain

Nina Agustinapada

Saya setuju dengan pola pendidikan keluarga Lowther dalam menumbuhkan jiwa sosial kepada anak. Saya juga setuju dengan tips-tips yang diberikan untuk menumbuhkan kepekaan dan jiwa sosial pada anak. Karena jika anak sejak dini telah diajarkan untuk berbagi terhadap sesama yang membutuhkan . Tentu hal ini akan menjadi kebiasaan yang baik untuk kedewasaan anak kelak. Anak dapat belajar untuk berbagi, tidak egois, tidak individualis, dan selalu bersyukur dengan apa yang telah dimiliki. Selain itu ada banyak hal baru yang luar biasa yang akan anak dapatkan. Disaat teman-temannya berpesta mewah, tapi dy berbagi dengan penyandang cacat dan anak-anak yatim piatu. Tentu sang anak juga akan memiliki rasa kebersamaan krn memiliki banyak teman. Kebahagiaan tersebut adalah kebahagiaan yang berharga melebihi kado-kado.

nurmawati nurmapada

caranya sangat sederhana sehingga tidak sulit untuk d berikan kepada anak2. apabila anak2 d berikan hal ini sejak dini mungkiin anak2 akan pekah dengan keadaan sosial,,,,,,,,,

Tambahkan komentar baru:

Catatan: Mohon pastikan membacakebijakan berkomentar dan syarat dan ketentuan untuk situs ini. Kami berhak untuk menghapus komentar yang melanggar kebijakan kami. Nama yang Anda berikan akan muncul setelah komentar Anda. Terima kasih!

Alamat email Anda tidak akan dimunculkan. Kolom yang dibutuhkan mempunyai tanda*

Memberikan Respons

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Terhubung dengan Brighter Life